Banyuwangi

BANYUWANGI

Banyuwangi merupakan sebuah kota di ujung timur Pulau Jawa. Banyuwangi sendiri merupakan kabupaten terluas di Pulau Jawa yang terhubung langsung dengan Pulau Bali. Bentang alam wilayah Banyuwangi sangat bermacam-macam dari area pantai hingga pegunungan, ada di Banyuwangi. Hal ini lah yang membuat kabupaten ini kaya akan destinasi wisata yang sangat menakjubkan.

CARA KESANA

Pesawat Terbang

Penerbangan langsung ke Banyuwangi yaitu Bandara Blimbingsari hanya bisa dilayani rute dari Bandara Internasional Soekarno Hatta Jakarta dan Bandara Internasional Juanda Surabaya. Dari Bandara Juanda Surabaya dibutuhkan waktu 50 menit, sementara dari Bandara Soekarno Hatta Jakarta dibutuhkan waktu sekitar 1 jam 40 menit. Maskapai yang melayani rute ini diantaranya Garuda, Citilink, dan Nam Air. Dari Bandara Blimbingsari, Anda dapat menggunakan Bus Damri yang akan mengantar Anda ke pusat kota dalam waktu 30 menit, dengan biaya Rp. 20.000.

Bus

Terminal Bus Induk adalah Sri Tanjung, telepon +62 333 510635, kira-kira 2 km sebelah selatan Pelabuhan Ketapang. Surabaya berjarak tempuh 285 km dari tempat ini, dan memakan waktu 6 jam bila menggunakan bus. Bagi anda yang berada di kota Besar di Pulau Jawa dan Pulau Bali bisa memilih perjalanan via bus, karena banyak bus yang melayani rute ke kota ini.

Kapal Ferry

Kapal Ferry bertolak dari Pelabuhan Gilimanuk di Bali ke Pelabuhan Ketapang di Banyuwangi hampir setiap 30 menit, beroperasi 24 jam setiap harinya. Perjalanan selama 45 menit, meski saat pengangkutan dan penurunan penumpang bisa lebih lama. tarif Rp. 8.000 untuk penumpang berjalan kaki.

Kereta Api

Stasiun Kereta Api Banyuwangi terletak dekat Pelabuhan Kapal Feri Ketapang,  telepon +62 333 510396, kurang lebih 300 m ke arah Barat Laut. Melihat dari pengunjung yang berwisata ke kota ini, banyak diantaranya adalah pengunjung Backpacker dari Malang, Surabaya, Jogja, Bandung dan Jakarta.  Rata-rata mereka menggunakan kereta api. Ada 6 kereta yang berhenti di Banyuwangi yaitu : KA Sritanjung, KA Probowangi, KA Mutiara Timur Malam, KA Mutiara Timur Siang, KA Tawang Alun, dan KA Pandanwang.

 

WAKTU TERBAIK UNTUK BERKUNJUNG

Musim kemarau yang jatuh pada bulan Juli sampai September merupakan waktu favorit. Karena bagi anda yang ingin mengunjungi Puncak Gunung Ijen, intensitas kabut yang menyelimuti puncak Gunung Ijen cenderung sudah lebih tipis. Sementara bagi anda yang ingin menikmati keindahan pantai juga terhindar dari curah hujan yang tinggi.

 

BAHASA LOKAL

Masyarakat asli Banyuwangi disebut Banyuwanginese. Mereka memiliki dialek sendiri yang menggabungkan bahasa Jawa dengan bahasa Bali atau Jawa Osing. Suku Jawa, Madura, Bali, dan orang-orang Banjar menganggap Banyuwangi adalah rumahnya.