Manado

MANADO

Manado adalah ibu kota sekaligus kota terbesar di provinsi Sulawesi Utara. Kota ini seringkali disebut sebagai Menado.  Kota ini terletak di Teluk Menado, dan dikelilingi oleh daerah pegunungan. Kota ini memiliki 408.354 penduduk pada Sensus 2010, menjadikannya kota terbesar kedua di Sulawesi setelah Makassar. Kota ini sendiri terdiri dari berbagai bentang alam, sehingga membuat kota ini memiliki beragam destinasi wisata alam.

CARA KESANA

Pesawat Terbang

Manado terletak cukup jauh dari sebagian daerah di Indonesia dan umumnya pengunjung berkunjung ke sana dengan menggunakan pesawat terbang. Bandara udara di Manado adalah Bandara Internasional Sam Ratulangi . Melalui bandara ini terdapat penerbangan luar negeri ke Singapore (Silk Air, 4x seminggu, 3 jam) visa kedatangan mungkin akan diperlukan. Taxi dari bandara ke pusat kota ini memakan waktu 30 menit dengan biaya sekitar Rp. 70.000 (harga memungkinkan untuk ditawar). Ada juga mikrolet yang rute berangkatnya dari terminal dengan ongkos Rp. 4,000  dan dengan waktu tempuh yang kurang lebih sama.

Kapal Laut

Dermaga di kota ini umumnya dilayani oleh kapal-kapal berukuran kecil. Hal ini dikarenakan lokasi perairan kota ini yang berdekatan dengan lokasi Taman Laut Bunaken yang dilindungi dan juga perairan yang cukup dangkal. Pada umumnya, kapal-kapal yang bersandar di pelabuhan Manado adalah kapal dengan tujuan Kepulauan Sangir dan Kepulauan Talaud. Speed boat dari dan menuju Bunaken umumnya berlabuh di dermaga ini. Kapal-kapal berukuran besar milik PT. Pelni berlabuh di kota Bitung, berjarak kurang lebih 40 km sebelah timur Manado.

 

WAKTU TERBAIK UNTUK BERKUNJUNG

Bulan Juli sampai Bulan Oktober merupakan waktu yang tepat berkunjung ke kota ini, karena berbagai wisata alam di kota ini ini akan tampak jelas di musim kemarau, sehingga akan lebih eksotis.

 

BAHASA LOKAL

Bahasa daerah yang digunakan masyarakat di Manado adalah bahasa minahasa dan bahasa melayu kreol.