Medan

MEDAN

Medan adalah ibu kota Provinsi Sumatera Utara, Indonesia. Medan merupakan kota terbesar ke-4 di Indonesia, Medan juga merupakan kota terbesar diluar Pulau Jawa. Medan merupakan pintu gerbang wilayah Indonesia bagian barat dan juga sebagai pintu gerbang bagi para wisatawan untuk menuju objek wisata Brastagi di daerah dataran tinggi Karo, objek wisata Orangutan di Bukit Lawang, dan Danau Toba.

CARA KESANA

Pesawat Terbang

Medan memiliki Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang. Bandara Internasional Kualanamu berjarak sekitar 39 km dari pusat kota Medan. Bandara Internasional Kualanamu termasuk Bandara terbaik di Indonesia dari segi arsitekturnya. Bahkan Bandara Internasional Kualanamu menjadi bandara satu-satunya di Indonesia yang memiliki akses dengan moda transportasi massal kereta api.
Bandara Medan sebelumnya adalah Bandara Polonia Medan yang kini penggunaannya dialihkan menjadi bandara militer. Bandara Internasional Kualanamu terbagi kedalam tiga terminal yakni terminal penerbangan domestik, terminal penerbangan Internasional dan terminal khusus kargo. Bandara modern ini menyediakan berbagai fasilitas yang terintegrasi seperti hotel, toko dan resto ternama, ATM, Money Changer, Musholla hingga beberapa toko oleh-oleh. Bandara ini merupakan tempat yang paling sering dijadikan tempat transit terutama bagi wisatawan yang ingin mengunjungi Sabang dan Banda Aceh.
Maskapai penerbangan yang melayani di Bandara Internasional Kualanamu sangat beragam. Dari penerbangan murah (LCC) hingga penerbangan Full Service. Beberapa penerbangan yang melayani rute domestik seperti Citilink, Batik Air, Garuda Indonesia, Lion Air, Indonesia Air Asia, Sriwijaya Air, NAM Air, Susi Air hingga Wings Air. Sementara penerbangan Internasional dilayani oleh maskapai penerbangan seperti Air Asia, Firefly, Jetstar, Malaysia Airlines, Saudi Arabian Airlines, dan Silk Air.

Bus

Untuk menuju kota ini dengan menggunakan bus, bukan hanya bisa ditempuh dari kota di Pulau Sumatera saja, tapi bisa juga dari terminal Ramawangun Jakarta. Tetapi jika Anda ingin berangkat dari Banda Aceh, tersedia bus non-stop untuk menuju Kota Medan dengan waktu perjalanan 9-13 jam dari Banda Aceh, antara lain : PMTOH, Kurnia, dan Pusaka yang lokasi ada di Jalan Gajah Mada, Medan. Harga tiket bus dari Jakarta sekitar Rp.500.000

Kapal Laut

Perjalanan melalui laut ke Medan dari Jakarta bisa dilakukan dengan kapal keberangkatan dari Pelabuhan Tanjung Priok menuju Pelabuhan Belawan, tarifnya mulai dari Rp.150.000

 

WAKTU TERBAIK UNTUK BERKUNJUNG

Bulan Maret
Pada bulan ini, Medan menggelar Pekan Raya Sumatra Utara. Sama halnya yang Anda temui di Jakarta dengan Pekan Raya Jakarta misalnya, perhelatan akbar tahunan di Medan ini mengambil tempat di Jalan Medan-Binjai kilometer 6. Area ruang pamer terbuka ini memiliki luas sekitar 6,5 hektar dan terdiri atas sebuah hall serbaguna serta hall A, B, dan C. Pekan Raya Sumatra Utara ini lebih dari sekadar pameran maupun promosi pariwisata saja, event ini semakin meriah dan berkembang menjadi sarana hiburan, pesta budaya, serta rekreasi yang sangat cocok untuk liburan keluarga. Beberapa hotel yang ada di Medan biasanya juga memanfaatkan daya tarik event ini untuk menggaet tamu agar menginap di hotel mereka. Tak jarang para pengelola hotel mengadakan diskon khusus saat Pekan Raya Sumatra Utara ini berlangsung.

 

Bulan Ramadhan
Kalau untuk bulan yang satu ini, bukan hanya di Medan saja yang layak menjadi destinasi wisata menarik. Namun, jika Anda berencana mengunjungi Kota Medan tepat pada bulan suci ini, maka Anda akan menjumpai sebuah event yang di sebut Ramadhan Fair. Lokasinya berpindah-pindah setiap tahunnya. Untuk tahun 2014 yang lalu, lokasi yang terpilih adalah Masjid Agung Sibolga. Sajian utamanya adalah kuliner khas Sumatra Utara yang ditawarkan kepada setiap pengunjung yang datang. Mulai dari penganan ringan sampai dengan kuliner khas bulan Ramadhan ada di sini. Bukan hanya itu, kuliner dari berbagai daerah di Nusantara pun ikut memeriahkan Ramadan Fair di Medan ini.

 

Bulan Desember
Di Medan, bulan ini tidak hanya ramai karena Hari Raya Natal dan menyambut pergantian tahun baru saja. Sebab, pada bulan penghujung tahun ini juga digelar satu festival unik yaitu Festival Durian. Sesuai dengan namanya, festival yang digelar selama dua hari ini akan melibatkan sekitar 8.000 butir durian yang didatangkan dari berbagai penjuru di Sumatra Utara. Pada pagelaran perdananya saja, peserta yang berpartisipasi jumlahnya lebih dari 1800 orang.

 

BAHASA LOKAL

Hampir semua warga lokal di Medan mampu berkomunikasi baik dengan menggunakan Bahasa Indonesia. Namun begitu, mungkin anda akan banyak mendengar etnis keturunan Tionghoa yang berbicara bahasa Cina Hokkien. Bahasa Hokkien juga banyak digunakan di kota-kota sekitar Selat Malaka. Sebagai kota besar, Medan memiliki banyak orang terpelajar yang mampu berbahasa Inggris. Pada umumnya orang Medan memang menggunakan intonasi tinggi ketika berbicara. Namun bukan berarti mereka sedang marah, Itulah karakter orang-orang Medan yang sangat bersemangat ketika berbicara.