Padang

PADANG

Kota Padang adalah kota terbesar di pantai barat Pulau Sumatera sekaligus ibu kota dari provinsi Sumatera Barat, Indonesia. Kota ini merupakan pintu gerbang barat Indonesia dari Samudra Hindia. Sejarah Kota Padang tidak terlepas dari peranannya sebagai kawasan rantau Minangkabau, yang berawal dari perkampungan nelayan di muara Batang Arau lalu berkembang menjadi bandar pelabuhan yang ramai setelah masuknya Belanda.

CARA KESANA

Pesawat Terbang

Bandara Internasional Minangkabau terletak di Ketapang, Padang Pariaman. Bandara ini baru menggantikan bandara Tabing yang dulu digunakan sebagai pangkalan militer. Penerbangan domestik maupun luar negeri menjadi satu di dalam satu gedung terminal.

Beberapa penerbangan yang melayani tujuan Padang, Air Asia penerbangan menuju Kuala Lumpur, Garuda Indonesia menuju Jakarta, Batavia Air menuju Jakarta, Lion Air dengan tujuan Jakarta dan Batam, Sriwijaya Air dengan tujuan Jakarta dan Medan, Tiger Air Mandala sekarang ini membuka penerbangan langsung dari Jakarta dan Singapore.

Kapal Laut

Teluk Bayur adalah pelabuhan besar yang aktivitas utamanya mengirimkan barang-barang serta juga melayani kapal komersial ke berbagai daerah di Indonesia dan juga ke luar negeri. Kawasan Teluk Bayur menawarkan pemandangan laut yang indah dan area hutan hijau yang ada di garis pantai. Untuk mencapai Teluk Bayur, diperlukan waktu sekitar setengah jam dari kota Padang.

Pelabuhan Muara, Anda bisa pergi ke Pulau Sikuai, Pulau Cubadak, Pulau Pagang, Kepulauan Mentawai, dan lainnya. Sebagian besar orang pergi ke pulau-pulau ini dalam kelompok besar sehingga mereka dapat menyewa satu buah kapal. ASIMI menyediakan perjalanan ke Kepulauan Mentawai. Perjalanan ke Kepulauan Mentawai membutuhkan waktu sekitar 12 jam dan biasanya mereka berangkat pukul 20.00 atau tergantung dari pasang surutnya ombak.

Kereta Api

Rel kereta api menghubungkan Padang ke Pariaman menuju ke utara, dari Padangpanjang menuju timur laut, Solok dan Sawahlunto menuju ke timur. Stasiun kereta api terbesar adalah Stasiun Padang, yang lebih dikenal sebagai stasiun Simpang Haru. Sibinuang dan Dang Tuanku menyediakan layanan perjalanan dari Padang (Simpang Haru) ke Pariaman, begitu juga sebaliknya.

Mobil dan Angkot

Jika Anda datang dari Bukittinggi, bertanyalah pada penduduk setempat bagaimana cara mendapatkan angkot dari tempat Anda menuju Jambu Air, paling Anda perlu bayar Rp. 2.000 – Rp. 3.000 untuk ini. Dari Jambu Air Anda bisa menyambung mobil van ke Padang dengan tarif Rp. 20.000 – Rp. 30.000 selama 2 – 3 jam perjalanan. Mobil van ini akan berangkat setelah cukup penumpang, atau bahkan menunggu penumpang penuh. Para wanita disarankan untuk mengenakan celana panjang dan baju berlengan panjang saat akan memasuki kawasan kota.

 

WAKTU TERBAIK UNTUK BERKUNJUNG

Waktu terbaik untuk berkunjung di kota ini adalah bulan Juli – Agustus. Di bulan tersebut banyak berbagai acara festival di kota ini.

 

BAHASA LOKAL

Bahasa  yang digunakan di Padang adalah Bahasa Minangkabau (bahasa Minang: baso Minang) adalah salah satu bahasa dari rumpun bahasa Melayu yang dituturkan oleh orang Minangkabau sebagai bahasa ibu khususnya di provinsi Sumatera Barat.

Bahasa Minang memiliki banyak dialek, bahkan antar kampung yang dipisahkan oleh sungai sekali pun dapat mempunyai dialek yang berbeda. Perbedaan yang sangat menonjol adalah dialek yang dituturkan di Pesisir Selatan, Sumatera Barat dan dialek di Mukomuko, Bengkulu.