Tana Toraja

TANA TORAJA

Tana Toraja merupakan kabupaten di Propinsi Sulawesi Selatan. Keunikan dari daerah adalah masyarakatnya yang sangat memegang nilai – nilai adat yang tinggi. Terbukti dengan banyaknya upacara – upacara adat. Selain itu, keindahan Wisata alam di daerah ini juga memiliki keindahan yang sangat luar biasa dan menakjubkan. Hal ini dikarenakan wilayahnya yang berupa pegunungan.

CARA KESANA

Pesawat Terbang

Semua perjalanan yang menggunakan pesawat terbang menuju ke daerah ini akan mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin (UPG) di Makassar terlebih dahulu. Kemudian di lanjutkan dengan menggunakan bus antar kota dari Makassar ke TanaToraja atau mengambil penerbangan lanjutan dari Makassar ke Tana Toraja.

Perjalanan dari Makassar ke TanaToraja melalui jalur udara dengan memilih penerbangan langsung dari Bandara Sultan Hasanuddin ke Bandar Udara Pongtiku di TanaToraja. Waktu tempuh untuk jalur udara hanya sekitar 45-50 menit saja. Satu – satunya maskapai yang bisa anda pilih untuk rute penerbangan ini hanyalah Wings Air.

Bus

Jika Anda menginginkan kesan perjalanan via darat dari Makassar. Anda bisa menggunakan bus antar kota dengan tujuan TanaToraja dari pusat Makassar, yaitu :

  • Bus Alam Indah mulai dari : Rp. 100.000
  • Bus Metro Permai mulai dari : Rp. 120.000
  • Bus Manggala Trans mulai dari : Rp. 120.000
  • Bus Primadona mulai dari : Rp. 120.000.

Pemberangkatan dimulai pukul 08.00, 10.00, 13.00, 20.00, dan 21.30. Terdapat kelas biasa dan AC juga.

 

WAKTU TERBAIK UNTUK BERKUNJUNG

Waktu terbaik untuk berkunjung ke Tana Toraja adalah Musim potong padi di Tana Toraja, biasanya berlangsung pada Juni dan Juli. Selanjutnya pada Agustus sampai Oktober, ada banyak upacara penguburan yang menarik ditonton. Itu sebabnya, antara Juni dan Oktober dinobatkan sebagai bulan terbaik liburan ke Tana Toraja.

Kalau anda termasuk pehobi fotografi yang ingin menangkap panorama TanaToraja saat sawah-sawah sedang menguning maka datang lebih awal, yakni bulan April atau Mei.Adapun, selepas Oktober cuaca di kawasan tersebut mulai hujan.

Nah, kalau wisatawan asal Prancis biasa membanjiri TanaToraja di bulan Agustus. Mereka menyebut Agustus sebagai the month of ceremony di Tana Toraja. Di bulan tersebut, tarian dan kesenian banyak ditampilkan di desa-desa sekitar Tana Toraja. Selain untuk upacara juga untuk menyambut Hari Proklamasi 17 Agustus. Lumayan deh, dapet tontonan gratis. Dan, kebetulan juga, Agustus adalah musim liburan di Prancis.

 

BAHASA LOKAL

Masyarakat Tana Toraja setempat kesehariannya menggunakan bahasa Toraja untuk berkomunikasi. Dan bahasa Toraja terbagi atas tiga dialek, yaitu dialek Makale – Rantepao, dialek Saluputti – Bonggakaradeng, dan dialek Sillanan – Gandangbatu.